14 Daftar Minuman Tradisional Penghilang Capek

 14 Daftar Minuman Tradisional Penghilang Capek

Minuman Tradisional Penghilang Capek


Info Berkhasiat : Minuman tradisional telah menjadi bagian penting dari budaya Indonesia selama berabad-abad. Salah satu manfaat besar dari minuman tradisional adalah kemampuannya untuk menghilangkan rasa lelah dan keletihan setelah seharian bekerja. Dalam artikel ini, kita akan membahas 14 daftar minuman tradisional yang terkenal dan efektif dalam menghilangkan rasa capek.

Dalam kehidupan sehari-hari yang sibuk, seringkali kita merasa lelah dan keletihan. Minuman tradisional telah menjadi pilihan populer bagi banyak orang untuk menghilangkan rasa capek dan mengembalikan energi. Selain menyegarkan, minuman-minuman ini juga kaya akan manfaat kesehatan.

 

Berikut ini  14 Daftar Minuman Tradisional Penghilang Capek

1. Es Kelapa Muda

Salah satu minuman tradisional yang paling terkenal di Indonesia adalah es kelapa muda. Es kelapa muda memiliki rasa yang segar dan menyegarkan, serta kaya akan elektrolit yang dapat menghidrasi tubuh dengan cepat. Minuman ini sangat cocok untuk mengatasi kelelahan dan dehidrasi setelah aktivitas fisik yang intens.

Cara membuat minuman es kelapa muda:

    • Belah kelapa muda menjadi dua bagian.
    • Ambil daging kelapa muda dan potong menjadi potongan kecil.
    • Masukkan potongan kelapa muda ke dalam mangkuk atau gelas.
    • Tambahkan es batu secukupnya.
    • Jika diinginkan, tambahkan sedikit gula atau sirup sesuai selera.
    • Sajikan segera dan nikmati.

 
2. Wedang Jahe

Wedang jahe adalah minuman tradisional yang terbuat dari jahe segar, gula merah, dan air panas. Minuman ini sangat populer di Indonesia karena memiliki efek menghangatkan tubuh dan membantu mengatasi masalah pencernaan. Wedang jahe juga memiliki sifat anti-inflamasi dan dapat membantu mengurangi rasa sakit pada sendi dan otot setelah aktivitas yang melelahkan.

Berikut cara membuat wedang jahe:

    • Siapkan jahe segar sekitar 3-4 cm, kupas, dan iris tipis-tipis.
    • Rebus irisan jahe dalam 2-3 gelas air hingga mendidih.
    • Tambahkan gula merah secukupnya dan aduk hingga larut.
    • Bisa juga ditambahkan daun pandan atau serai untuk aroma tambahan.
    • Sajikan wedang jahe hangat dan nikmati.

 

3. Bandrek

Bandrek adalah minuman tradisional Sunda yang terbuat dari jahe, gula merah, kelapa parut, dan rempah-rempah lainnya. Minuman ini memiliki rasa yang kaya dan hangat, serta efek menghangatkan tubuh. Bandrek sering kali dikonsumsi saat cuaca dingin atau setelah beraktivitas di luar ruangan untuk menghilangkan rasa capek dan mengembalikan energi.

Cara membuat bandrek cukup mudah:

    • Campurkan 2 gelas air dengan 2-3 lembar daun pandan dan 2 batang serai yang dimemarkan.
    • Rebus campuran tersebut hingga mendidih.
    • Tambahkan 2-3 sendok makan gula merah, 1 sendok teh bubuk jahe, dan 1 sendok teh bubuk kayu manis.
    • Aduk rata dan biarkan mendidih kembali.
    • Sajikan bandrek hangat dan nikmati.

 

4. Kunyit Asam

Kunyit asam adalah minuman tradisional Jawa yang terbuat dari kunyit, asam jawa, gula merah, dan air hangat. Minuman ini memiliki rasa segar dan asam, serta memiliki manfaat antioksidan dan antiinflamasi yang tinggi. Kunyit asam dapat membantu mengurangi rasa capek dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Cara membuat kunyit asam, sebagai berikut:

    • Siapkan 2-3 ruas kunyit segar, kupas, dan parut halus.
    • Peras air kunyit yang telah diparut menggunakan kain bersih atau saringan.
    • Campurkan air kunyit dengan air asam jawa secukupnya dan tambahkan gula aren sesuai selera.
    • Aduk rata hingga gula larut.
    • Sajikan kunyit asam dalam keadaan hangat.

 

5. Bajigur

Bajigur adalah minuman tradisional Sunda yang terbuat dari kelapa parut, gula merah, jahe, bubuk kopi, dan santan. Minuman ini memiliki rasa yang kaya dan manis, serta memberikan rasa hangat dan kenyamanan setelah seharian beraktivitas. Bajigur juga dikenal dapat meningkatkan energi dan mengurangi rasa keletihan.

Cara membuat bajigur:

    • Panaskan 2 gelas santan dalam panci, jangan sampai mendidih.
    • Tambahkan 2-3 sendok makan gula merah dan aduk hingga larut.
    • Tambahkan 1/2 sendok teh bubuk jahe, 1/2 sendok teh bubuk kayu manis, dan sedikit garam.
    • Aduk rata dan biarkan hingga harum.
    • Sajikan bajigur hangat dan tambahkan kelapa parut sebagai topping jika diinginkan.

 

6. Sekoteng

Sekoteng adalah minuman tradisional Jawa yang terbuat dari bahan-bahan seperti kacang hijau, kolang-kaling, pacar cina, jahe, dan gula merah. Minuman ini memiliki rasa yang manis dan hangat, serta memberikan efek penyegaran setelah aktivitas yang melelahkan. Sekoteng juga sering dikonsumsi saat cuaca dingin untuk menghangatkan tubuh.

Berikut cara membuat minuman sekoteng :

    • Rebus kacang hijau hingga matang dan lunak.
    • Siapkan biji salak dan mutiara sagu, rebus masing-masing dalam panci terpisah hingga matang.
    • Campurkan semua bahan, termasuk kacang hijau, biji salak, dan mutiara sagu dalam mangkuk atau gelas.
    • Tambahkan gula merah yang telah dihaluskan sesuai selera.
    • Siram dengan air jahe hangat.
    • Sajikan segera dan nikmati.

 

7. Wedang Uwuh

Wedang uwuh adalah minuman tradisional Jawa yang terbuat dari campuran rempah-rempah seperti kayu manis, cengkeh, dan kapulaga. Minuman ini memiliki aroma yang harum dan rasa yang hangat, serta efek relaksasi yang membantu menghilangkan rasa capek dan stres. Wedang uwuh juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan memperbaiki sistem pencernaan.

Cara membuat wedang uwuh:

    • Rebus air dalam panci.
    • Tambahkan serai, daun pandan, cengkeh, kayu manis, jahe, dan daun salam.
    • Biarkan rebusan rempah-rempah mendidih dan meresap selama beberapa menit.
    • Saring wedang uwuh ke dalam gelas atau cangkir.
    • Jika diinginkan, tambahkan sedikit gula atau madu untuk memberikan rasa manis.
    • Minum wedang uwuh selagi hangat.

 

8. Wedang Ronde

Wedang ronde adalah minuman tradisional Tionghoa-Indonesia yang terdiri dari bola-bola ketan yang direbus dalam kuah jahe dan gula merah. Minuman ini memiliki rasa manis dan hangat, serta memberikan efek menghangatkan tubuh. Wedang ronde sering dikonsumsi saat cuaca dingin atau setelah aktivitas fisik yang melelahkan.

Cara membuat wedang ronde:

    • Rebus air dalam panci.
    • Tambahkan irisan jahe, gula merah, daun pandan, dan garam.
    • Sambil menunggu kuah mendidih, buat bola-bola ketan dari tepung ketan yang telah dicampur dengan air.
    • Setelah bola-bola ketan matang, tiriskan dan masukkan ke dalam mangkuk.
    • Siram bola-bola ketan dengan kuah jahe yang telah disiapkan.
    • Wedang Ronde siap dinikmati.

 

9. Wedang Secang

Wedang secang adalah minuman tradisional Jawa yang terbuat dari akar secang, gula merah, dan air panas. Minuman ini memiliki rasa pahit dan hangat, serta memiliki manfaat detoksifikasi dan membersihkan racun dalam tubuh. Wedang secang dapat membantu menghilangkan rasa capek dan menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Cara membuat Wedang secang:

    • Rebus air dalam panci.
    • Tambahkan secang yang telah diiris tipis ke dalam air mendidih.
    • Biarkan secang merebus selama beberapa menit hingga air berubah warna menjadi kemerahan.
    • Saring wedang secang ke dalam gelas atau cangkir.
    • Jika diinginkan, tambahkan sedikit gula atau madu untuk memberikan rasa manis.
    • Minum wedang secang selagi hangat.

 

10. Minuman Beras Kencur

Minuman Beras kencur adalah minuman tradisional Jawa yang terbuat dari beras, kencur, gula merah, dan air panas. Minuman ini memiliki rasa segar dan hangat, serta memiliki manfaat untuk meredakan masalah pencernaan dan membantu mengatasi rasa capek. Beras kencur juga dikenal dapat meningkatkan nafsu makan dan menjaga stamina tubuh.

Cara membuat Minuman Beras kencur :

    • Rendam beras kencur dalam air hangat selama sekitar 10-15 menit.
    • Setelah itu, blender beras kencur dengan air secukupnya hingga halus.
    • Saring larutan beras kencur ke dalam wadah.
    • Tambahkan gula merah secukupnya dan aduk hingga larut.
    • Jika diinginkan, tambahkan air jeruk nipis untuk memberikan sedikit rasa asam.
    • Sajikan beras kencur dingin dan nikmati.

 

11. Jamu Kunir Asem

Jamu kunir asem adalah minuman tradisional Indonesia yang terbuat dari kunyit, asam jawa, gula merah, dan air hangat. Minuman ini memiliki rasa segar dan asam, serta memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi yang tinggi. Jamu kunir asem dapat membantu menghilangkan rasa lelah dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Cara membuat Jamu kunir asem :

    • Siapkan kunyit segar sekitar 3-4 cm, kupas, dan iris tipis-tipis.
    • Rebus irisan kunyit dalam 2-3 gelas air hingga mendidih.
    • Tambahkan asam jawa secukupnya dan aduk hingga larut.
    • Jika diinginkan, tambahkan madu atau gula secukupnya untuk memberikan rasa manis.
    • Saring jamu kunir asem ke dalam gelas atau cangkir.
    • Minum jamu kunir asem hangat atau dingin.

 

13. Wedang Angsle

Wedang angsle adalah minuman tradisional Jawa yang terbuat dari santan, gula merah, tepung ketan, dan bahan lain seperti kolang-kaling dan pacar cina. Minuman ini memiliki rasa manis dan hangat, serta memberikan rasa kenyamanan dan kehangatan setelah beraktivitas. Wedang angsle juga dapat membantu mengembalikan energi dan menghilangkan rasa capek.

Cara membuat wedang angsal sebagai berikut:

    • Rebus kacang hijau hingga matang dan lunak.
    • Siapkan kelapa parut dan seduh dengan air panas, lalu peras untuk mendapatkan santan kelapa.
    • Campurkan santan kelapa, kacang hijau, tape ketan, dan gula merah ke dalam panci.
    • Panaskan campuran tersebut hingga mendidih.
    • Sajikan wedang angsle hangat dan nikmati.

14. Es Cendol

Es cendol adalah minuman tradisional Indonesia yang terdiri dari tepung beras yang dimasak dan disaring, gula merah cair, santan, dan es serut. Minuman ini memiliki rasa manis dan segar, serta memberikan sensasi dingin yang menyegarkan. Es cendol seringkali dikonsumsi sebagai penyejuk tubuh setelah beraktivitas di bawah sinar matahari yang terik.

Cara membuat es cendol yang nikmat:

Bahan-bahan:

  • 100 gram tepung beras
  • 2 sendok makan tepung kanji
  • 1 sendok makan air daun pandan suji (opsional)
  • 300 ml air matang
  • Es batu secukupnya
  • 200 ml santan kelapa kental
  • Gula merah secukupnya, disisir halus
  • Garam secukupnya

Langkah-langkah:

  1. Campurkan tepung beras, tepung kanji, air daun pandan suji (jika digunakan), dan air matang. Aduk rata hingga tercampur dengan baik.
  2. Tuang campuran tersebut ke dalam saringan cendol dengan lubang kecil. Tekan-tekan saringan agar adonan keluar melalui lubang ke dalam air es atau air dingin.
  3. Biarkan butiran cendol yang terbentuk dalam air es hingga mengeras.
  4. Sementara itu, siapkan air gula merah dengan merebus gula merah, air, dan sedikit garam dalam panci kecil. Aduk hingga gula merah larut dan menjadi sirup.
  5. Sajikan cendol dalam mangkuk atau gelas besar. Tambahkan es batu secukupnya.
  6. Siram cendol dengan santan kelapa kental dan sirup gula merah.
  7. Aduk-aduk cendol dan santan kelapa sebelum dinikmati.
  8. Cendol siap disajikan dan dinikmati sebagai minuman yang segar.

 

Itulah14 daftar minuman tradisional penghilang capek yang bisa menjadi referensi anda, tinggal pilih mau minuman yang mana yang akan anda buat.

 

Minuman tradisional memiliki peran penting dalam menghilangkan rasa capek dan keletihan setelah beraktivitas. Dalam budaya Indonesia, ada banyak minuman tradisional yang efektif dalam mengembalikan energi dan menyegarkan tubuh. Dari es kelapa muda yang menyegarkan hingga wedang jahe yang menghangatkan, setiap minuman tradisional memiliki keunikan dan manfaatnya sendiri. Jadi, cobalah minuman-minuman tradisional ini untuk merasakan efek penyegarannya sendiri!

FAQ

  1. Apakah minuman tradisional penghilang capek aman dikonsumsi? Ya, minuman tradisional penghilang capek yang terbuat dari bahan alami umumnya aman dikonsumsi. Namun, tetaplah berhati-hati jika Anda memiliki alergi atau sensitivitas terhadap salah satu bahan yang digunakan. Jika Anda ragu, sebaiknya konsultasikan dengan ahli kesehatan terlebih dahulu.
  2. Bagaimana cara membuat minuman tradisional penghilang capek? Cara membuat minuman tradisional penghilang capek bervariasi tergantung jenis minuman yang dipilih. Namun, umumnya melibatkan penggunaan bahan-bahan alami seperti rempah-rempah, gula merah, jahe, kunyit, dan bahan-bahan lainnya. Anda dapat mencari resep yang terpercaya dan mengikuti petunjuk dengan hati-hati.
  3. Apakah minuman tradisional penghilang capek bisa dikonsumsi setiap hari? Ya, minuman tradisional penghilang capek umumnya dapat dikonsumsi setiap hari. Namun, seperti halnya dengan semua minuman, konsumsilah dengan bijak dan dalam batas wajar. Terlalu banyak mengonsumsi minuman tertentu dapat memiliki efek samping negatif.
  4. Bisakah minuman tradisional penghilang capek membantu mengatasi insomnia? Beberapa minuman tradisional penghilang capek, seperti wedang jahe dan kunyit asam, memiliki efek menenangkan yang dapat membantu mengatasi masalah tidur. Namun, jika Anda mengalami insomnia atau masalah tidur lainnya, penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli kesehatan untuk diagnosis dan perawatan yang tepat.
  5. Dapatkah minuman tradisional penghilang capek digunakan sebagai pengganti minuman energi komersial? Ya, minuman tradisional penghilang capek dapat menjadi alternatif yang sehat dan alami untuk minuman energi komersial yang mengandung banyak bahan kimia dan stimulan. Minuman tradisional umumnya lebih aman dan memiliki manfaat kesehatan yang lebih banyak.

 

LihatTutupKomentar